15022015 The wedding of Cindy & Galih (Akad Nikah)

Akhirnya tulisanku sampai juga pada klimaksnya, mungkin bagi kalian yg memperhatikan judul postinganku sebelumnya mulai dari part 1 hingga 9 menceritakan ttg wedding preparation kami dari awal hingga hari ini.

Kenapa 1502? karena itu menandakan tanggal pernikahan kami yaitu 15 februari🙂 dan kebetulan di tahun yang ada angka 15nya juga jadi jika disimbolkan angka menjadi 15022015 (15 februari 2015)

Kami sudah menduga jika di tanggal tersebut pasti banyak yg memanfaatkan juga untuk moment seperti ini. Daaan ternyata benar, salah satu teman kuliah dan teman SMA juga ada yg menikah di hari yang sama. Teman kuliahku, Citra & Doddy menikah pada siang harinya dan aku pada malam harinya. jeng.. jeng.. ahahaha

awalnya keluarga kami memutuskan untuk melaksanakan akad dan resepsi pernikahan di hari yang berbeda. Akan tetapi mamaku kurang setuju, karena akan riweh dan repot bagi saudara saudara atau sepupuku yang lokasinya jauh. Jadi kedua acara ini tetap dilaksanakan di hari yang sama.

Akad nikah dilangsungkan pada: Minggu, 15 Februari 2015 bertempat di Ruang Bima,Hotel Bidakara Jakarta pukul 10.00

Pagi-pagi sekali kami sekeluarga janjian dengan tim MUA sanggar liza untuk dirias di salah satu kamar hotel (early check in). Dan sebenarnya aku & mamaku agak kesiangan, uuups karena seharusnya janjian dengan Mba reny liza & timnya jam 5 pagi dan kami baru sampe jam 5.30

Mba reny & timnya kece badai deh. Mereka sudah sampai dan on time pula. Pas aku masuk kamar, aku diminta untuk segera ganti dalaman manset dan memakai kimono. Proses make up, dan sanggul kurang lebih 2,5 jam. Kok lo disanggul sih ndy? karena aku pakai siger, jadinya tetap harus disanggul namun bedanya ini dihijab lagi luarannya kemudian dipakaikan mahkota siger sunda.

653A5555Mba reny orangnya lucu & ceriwis, jadi selama 2.5 jam dimake up ga kerasa aja, jadi bawaan mantennya tuh happy & auranya ntah kenapa jadi keluar aja, Mungkin karena make upnya adat juga.
Karena waktu itu aku juga agak bingung dengan prosesi sungkeman, setelah didandani, sebelum dipakaikan siger, Aku dipakaikan kain dan juga baju kebaya akadnya dulu. Setelah memakainya, ntah kenapa rasa deg-degan menuju akad makin menjadi-jadi. aaargh, tinggal 1 jam lagi sebelum acara dimulai. Setelah dipakaikan siger, manglingi banget sis.. *ko jadi gw yang kepedean :p Karena katanya ada beberapa manten yang cocok cocokan pakai siger. jadi baiknya kamu sesuaikan bentuk mahkota siger yang pas dengan mukamu sebelum hari-H. Sanggar liza ini punya banyak koleksi looh.. bahkan koleksi sigernya dimuat di majalah juga. Akhirnya mahkota siger yang kupilih berwarna emas agar sesuai dengan list kebaya akad yang kupakai🙂

sunda siger

Oiya, selama di hari-H ini kita jadi menggunakan wedding planner. Awalnya kita sempet bingung nih, mau pakai WO tapi kan udah H-sebulan, sedangkan jika sama WO pada menyarankan sebaiknya dari awal persiapan karena akan sayang budgetnya. Lalu, galih cari-cari info dan baru keinget kalau temennya ada yang punya WO, lebih tepatnya teman kuliahnya. Namanya Mas Fahmi Hendrawan, anak IPB juga. Setelah dicontact, ternyata betul WOnya ini WO dia dan teman-temannya. Kita sempat janjian ketemuan perdana, ngobrol-ngobrol dan juga terkait pengalaman kerja mereka, biaya,dll. Akhirnya kita mutusin untuk jalin kerjasama dengan WOnya mas fahmi, dalam hal ini head Coordinatornya Mba Maria Moniaga🙂. Alasan kamu jadinya pakai WO kenapa sih ndy? H-sebulan sebelum pernikahan kebetulan kami berdua sedang hectic hecticnya dengan pekerjaan dan Jika technical meeting dengan vendor diserahkan ke keluargaku kasian. Jadi baiknya ada fasilitator yang membantu support teknisnya. Papaku juga orangnya detail sekali dalam hal hal teknis, Jadi kami berdua terutama saya pribadi tidak ingin membuat papa kecewa. Apalagi ini pernikahan anak pertama bagi kedua belah pihak.

Tepat pukul 09.30 keluarga kami turun Ruang Bima, dalam hal ini Papa,mama,dan adik-adik saya dengan Pakaian Beskap & kebaya yang kece bernuansa gold. Sebelumnya sempat terjadi sedikit masalah teknis, karena penghulu kami belum kunjung tiba. hiks.. hiks.. padahal ini key person dari seluruh rangkain acara. Sebenarnya beliau bukannya tidak datang, jadi Kami merupakan pasangan kedua yang dia rencana nikahkan. Beliau bilang jam 09.30 pasti sudah selesai dan sudah sampai malah di bidakara, namun nyatanya? hingga pukul 09.30 belum muncul juga. Ternyata Pasangan pertama yang beliau nikahkan itu orang arab, dan Acara akadnya ternyata ngaret, pake ada ritual apa dulu lah kumpul-kumpul gitu (ga paham). Naaah, kan imbasnya ke kita berdua😦

Alhasil berkat tim Mba maria yang super kece, Penghulunya berhasil didatengin juga (jadi si pak penghulu ini izin dulu dari pasangan yang pertama, dan dibawa ke hotel bidakara). Tepat Pukul 10.00 lebih 10 menit kalau tidak salah, Keluarga & Para tamu sudah standby di dalam ruangan. Kemudian keluarganya galih juga membuat barisan di depan pintu ruang bima untuk disambut oleh Keluarga dalam hal ini mamaku mewakili simbolis dengan pengalungan bunga melati & Galih dibawa papa mamaku masuk ke dalam area Ijab kabul.

 

IMG_9955Karena aku ga lihat proses ijab kabulnya, jadi hanya bisa mendengarkan dari luar, Katanya sii.. Papa & Galih mukanya tegang banget.. hihihi. Mungkin yang satu karena anak gadisnya mau nikah, yang satu lagi mikirin ucapan ijab kabulnya biar ga salah :p Alhamdulillah, ijab kabulnya SAH! dari luar cuma bisa dengerin ucapan papa & galih yang sama-sama lantang & lancar..

 

653A6076Tibalah sang calon mempelai wanita a.k.a gw yang udah ditunggu-tunggu mempelai pria dan semua tamu yang hadir. Karena di setiap pernikahan pasti yang paling disorot manten wanitanya. Penasaran dgn dandanannya, ada yang penasaran dengan kebaya & aksesorisnya,dsb. Dimana-mana memang cewek itu serba ribet ya kalau persiapan..
Pada saat menuju ruangan, aku ditemana 2 dari sahabat baik SMAku yaitu winda & dita, Dresscode mereka udah kita rembukin bareng-bareng sebelum hari-H agar match dengan kebayaku.. Thank you ya sis🙂

Setelah ijab kabul selesai, dilanjutkan dengan penandatangan buku nikah, Sedikit Nasehat Pernikahan dari penghulu, Doa bersama, Penyerahan Mahar (Maharku waktu itu serba 15 dimana terdiri dari 15 gr logam mulia, seperangkat alat sholat dan Uang tunai sebesar Rp 15.022.015), dilanjutkan dengan prosesi Sungkeman dan juga terakhir sesi ramah tamah salam-salaman + foto bersama. Padet yaa acaranya.. hehehe.

Berikut ini rangkaian dokumentasi akad nikah kami🙂
Officially Mr. & Mrs Nugroho di tanggal 15022015..

aillis201511061325286   

 
Ditunggu cerita resepsi pernikahannya yaa..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s