Umroh Keluarga 2015 bersama first travel

Alhamdulillah memasuki penghujung bulan maret 2015, kami sekeluarga diberi berkah & bisa bersama sama umroh. Preparation umroh ini inisiasinya dari mamaku, katanya mamaku udah nazar mau umrohin keluarga & mengajak uwa’ku beserta suaminya. Karena kebetulan galih & aku baru menikah di bulan maret, alhasil tiketnya galih disusulin dan untungnya kuotanya masih oke.

kenapa kita pakai first travel? akhir akhir ini siapa sih yang gatau nama first travel? yang saya tahu travel ini bisa terbilang baru dan ntah mengapa jamaah peminatnya sangat banyak baik untuk haji maupun umroh karena harganya yang sangat terjangkau, kalau lagi promo bisa hampir setengah harga travel yang lain. luar biasa bukan?

Oleh karena banyak peminatnya, sempet denger2 katanya travel yang lain pada sirik & protes ke travel ini karena mereka jadi sepi peminat. well,hellooo.. namanya juga orang berbisnis.. asalkan niatnya ga saling menjatuhkan ko travel lain malah protes :p

Fasilitas yang kami dapatkan diantaranya seragam utk keberangkatan awal, tas jinjing, koper & kumpulan doa doa. Walaupun dari segi harga bisa dibilang cukup terjangkau, saya sempat lihat review2 customernya oke, ga usah jauh jauh ternyata suami saya dulu dan adiknya sebelum kami menikah ternyata juga menggunakan first travel waktu umroh di tahun 2012 lalu🙂

Kami umroh sekitar 9 hari,dengan keberangkatan di tanggal 26 maret-3 april 2015. Aku sempat worry karena di tanggalan tersebut mepet dengan periodku, setelah ngobrol ngobrol dengan mama, kata mama bismillah aja ga usah minum obat untuk menunda menstruasi karena takut siklusku makin kacau.

1st day (26 maret 2015)

kami sekeluarga janjian ketemu dengan para uwa’ku di bandara soetta, mama bilang jam 9 pagi sudah harus standby di hotel lounge bandara. Sesampainya disana sudah terlihat beberapa jamaah yang datang, aku sempat heran karena kami sama sama first travel tetapi desain seragam batiknya agak berbeda. Spontan mamaku agak panik dan berusaha mengcrosscjeck flight dan rombongan kami hari itu. Alhamdulillah ini hanya missed teknis sedikit, karena ternyata seragam yang diberikan kepada kami oleh agen first travelnya adalah seragam rombongan beberapa bulan lalu. Katanya kalau mau ambil desain yang baru harus ke kantor pusatnya di depok, tapi mamaku males ambil. yowes deh -_-”

Flight kami kalau tidak salah berangkat setelah ashar agar setibanya di mekkah kita bisa langsung bersiap-siap pakai baju ihram & melaksanakan umroh bersama rombongan. Berhubung jika dijadikan satu jamaah kloter haji ini yang berangkat bisa mencapai 300an orang, maka ada yang displit pergi ke mekkah dulu baru ke madinah dan ada yang sebaliknya agar tidak crowded. Rombongan keluarga kami masuk ke dalam kloter yang ke mekkah dulu baru ke madinah🙂 gapapa deh katanya agar fokus ibadah yg sebanyak banyaknya dulu di mekkah, kalau di madinah karena suasana kotanya lebih modern, banyak tempat shopping dan tidak lebih crowded itu better di akhir saja.

2nd-5th day (27-31 maret 2015)

Flight kami kurang lebih 7 jam lamanya, karena suasananya malam  pas banget dengan waktu tidur, Setelah dinner di pesawat saya dan galih yg kebetulan seatnya berdekatan tidur lelap hingga subuh. Sekitar jam 2an kalau tidak salah, kami transit di abu dhabi dan bersiap siap untuk wudhu dan mengganti pakaian kami dengan pakaian ihram. Bismillahirrahmnirrahim, ibadah umroh kami akan segera dimulai. walaupun mata kami semua masih beler,tapi kami sangat excited untuk meneruskan perjalanan ke mekkah. ^^

kami tiba di jeddah pukul 8 pagi dan masih dilanjutkan dengan perjalanan menuju mekkah dengan menggunakan bus. Ada sedikit problem, karena kami sekeluarga sempat bingung dan alhasil terpisah di bus yang berbeda. Untungnya masih sama sama first travel. Karena keluar dari bandara jeddah tidak ada guide yg menunjukkan arah jadi kami sempat kebingungan mencari bus kami.

akhirnya bus travel kami berangkat dan menuju hotel tempat kami menginap yang berada di sekitar masjidil haram, kurang lebih jaraknya sekitar 200 meter. Disana cuacanya panas kering dan berdebu, jadi kusarankan kalian membawa masker, pelembab bibir & body lotion.

Setibanya di hotel kami check-in setelah pembagian kamar. Kami sekeluarga terpisah di 3 kamar. aku sekamar dengan anggi,inka & mama. Galih sekamar dengan papa, uwa’ kholidi dan uwa’anis. Sedangkan uwa’yul sekamar dengan uwa’khadijah dan tante turi. Alhamdulillah so far so good🙂

Kami janjian di lobby hotel untuk melaksanakan umroh yg pertama bersama pak ustad dan rombongan yg lainnya. Ntah mengapa perasaanku campur aduk, antara senang, haru dan sedih bisa punya kesempatan beribadah umroh lagi dengan statusku yang sudah berbeda :’) Memasuki masjidil haram kemudian pada saat melihat ka’bah tiba tiba badanku gemetar dan ntah mengapa suasana hati menjadi sangat nyaman sambil melafazkan doa doa. Ya Allah, terima kasih atas segala nikmat & karuniamu untuk kami sekeluarga.

Hari itu kami menuntaskan rukun umroh dan ditutup dengan tahallul. Ntah mengapa aku merasa ada yg nyeri dengan perutku. sempat berpikir apa aku mau dapet ya? tapi karena di hari itu alhamdulillah 1x ibadah umroh dpt diselesaikan setidaknya aku sudah mencicil umroh 1x. Enaknya ibadah umroh, kita bisa lakukan ibadah ini kapanpun dan di hari apapun. Berbeda dengan haji yang sudah ada waktu tertentunya, apalagi jamaah haji juga lebih dibatasi.

Hari ketiga hingga seterusnya selama kami di mekkah, ritual ibadah kami tetap sama. Aku pribadi cukup salut dengan mamaku, karena beliau mengusahakan setiap sholat 5 waktu sebisa mungkin dilakukan berjamaah di masjidil haram, tidak di hotel. Untuk ukuran jarak hotel yang lumayan dan agak sedikit menanjak, mamaku masih kuat jalan bolak balik, subhanallah deh🙂

Selama disana yang hanya terpikir olehku adalah menabung pahala untuk urusan akhirat, pikiran kerjaan,dkk bye bye dulu deh.. hihihi. Sembari pulang dari masjidil haram biasanya aku,suamiku,anggie, inka hunting foto foto cantik, mencoba restoran halal di sekitar masjidil haram, beli beberapa souvenir dan yang ga boleh terlewat adalah beli jajanan es krim arab dan jusnya. sumpah enak bgt dan murah meriah!

Di hari terakhir, sebelum kami meninggalkan mekkah.  Kami sekeluarga melakukan tawaf wada’ .  moment haru terjadi disini, tak terasa 5 hari di mekkah terasa begitu singkat. Sampai saya berpikir dan membayangkan penduduk mekkah enak yah bisa main ke rumah Allah kapan aja, beda dengan kami yang perlu menabung finansial & tenaga agar bisa ada di tempat ini. Setelah tawaf wada’ kami sekeluarga berkumpul dan masing masing berdoa dalam hati. Doa saya waktu itu lebih dominan keluarga baik keluarga kecilku maupun keluarga besarku dan tentunya terkait pribadi saya. Untuk kenang2an, kami berfoto di sekitar ka’bah dan setelah ini balik ke hotel kemudian bersiap2 menuju madinah.

Selesai tawaf,ternyata masih ada spare waktu beberapa jam untuk kami berbelanja oleh-oleh. Ciri khas barang barang di mekkah yaitu terdiri dari gamis,baju koko, perhiasan emas, sajadah, tasbih dan tentunya parfum arabnya. kalau soal makanan tentunya yg khas adalah coklat & kurma. Perasaan hampir semua terbeli kayaknya #kalap

berikut ini kenang-kenangan kami sewaktu di mekkah🙂

5th-8th day (31 maret – 3 april 2015)

Perjalanan kami dilanjutkan ke madinah dengan menggunakan bus travel, kurang lebih abis zuhur kita berangkat dan estimasi tiba di madinah sekitar pukul 7 malam sekalian dinner dan istirahat. Selama perjalanan, kebanyakan keluarga saya menggunakan waktunya utk tidur, yaa saya kadang-kadang kebangun dan bengong liatin jalan, tapi jalanan di arab sana kan gurun pasir semua jadi pemandangannya itu itu aja, hee. tidak lama kemudian pemandu travel mengumumkan jika kita akan mampir ke rest area sebentar untuk menunaikan sholat ashar dan maghrib, sekaligus disana ternyata ada restoran indonesia yang menjual makanan seperti indomie, nasi uduk, ayam, dan soto ayam. waaa, can’t wait!

Sesampainya disana, kami split dulu untuk sholat karena musholla pria & wanita terpisah. Kondisi saat itu berangin sehingga debu debu pasirnya cukup mengganggu penglihatan. Setelah selesai sholat, kami memasuki restorannya, disana sudah banyak jamaa’ah yg didominasi indonesia yang sedang menikmati santapan malam, ngeliat menunya aja ngiler apalagi ada thai tea kesukaanku. Akhirnya aku memesan soto ayam & thai tea, tidak lupa pelengkapnya yaitu sambal, nyam.. nyam.. lumayan buat ganjel perut sampe di madinah nanti.

Setelah kenyang, kami semua masuk ke dalam bus dan perjalanan dilanjutkan hingga tiba di madinah pukul 7 malam. wah, ternyata suasana kota madinah ini secara tata kota lebih bagus dan modern ketimbang mekkah. Hotel yang kami tempati juga bagus karena jaraknya hanya 5 menit ke masjid nabawi. Alhamdulillahnya lagi ternyata kamar yang kami tempati juga besar, jadi kamar hotel kami ini sebenarnya ada 2 kamar namun dihubungkan dengan connecting door. Yang menempati kamar ini adalah mama,aku,inka, uwa’yul, uwa’dijah, tante turi dan anggie. Galih kadang2 tidur disini kadang tidur di kamar satunya lagi yang ditempati para bapak-bapak.

Keesokan harinya kami perdana melakukan sholat subuh di masjid nabawi, Subhanallah tempatnya luas dan sangat bersih. Kece banget lah. Karena saya penasaran dengan payung masjid nabawi yang katanya dibuka kalau sore hari, dan menjelang matahari terbit gradasi langitnya subhanallah cantiknya dan saya abadikan. Ini si banyak banget spot foto yang bisa diambil di sekitar masjid nabawi. Kegiatan hari-hari kami selain beribadah, kami juga mengunjungi raudoh, Tempat yang sangat mustajab untuk berdoa. Jika kalian ke madinah, kesempatan ini tidak boleh terlewatkan.

Seperti sabda Rasulullah Saw, “Antara rumahku dengan mimbarku adalah Raudhah di antara taman-taman surga” (HR. Bukhari no. 1196) . 
Satu area di dalam masjid yang dinamakan Raudhah ini ditandai tiang-tiang putih dengan ornamen kaligrafi yang khas dan juga karpet warna hijau yang menutup lantainya. Warna karpet ini berbeda dengan warna karpet Masjid Nabawi yang semuanya berwarna merah.

Lokasi ‘taman surga’ ini merupakan bagian dari shaf laki-laki, hanya terbuka untuk perempuan di jam tertentu, saat dhuha dan setelah shalat dhuhur. Bukan hal yang mudah untuk bisa memasuki Raudhah. Upaya lainnya adalah usahakan datang ke mesjid pada awal pintu mesjid dibuka. Dengan demikian mempunyai waktu cukup untuk melaksanakan salat Tahajud, salat Tasbih, dan salat Fajar serta melakukan zikir atau membaca Alquran. 

Jika sudah berhasil masuk setelah berjuang berdesak-desakan, jamaah memanfaatkan kesempatan berada di area ini untuk shalat dua rakaat, berdzikir, berdoa maupun membaca Alquran. Suara takbir, tahmid dan tahlil diiringi dengan shalawat kepada Rasulullah saw dan lirihnya doa bercampur jadi satu.

Alhamdulillah keluarga kami masih diberikan kesempatan kesana. Bahkan papa,anggie dan galih bisa lebih dari sekali kesana🙂 Selain itu masjid nabawi ini setiap setelah sholat subuh, di area luar masjid banyak sekali pedagang yang menjajakan dagangannya yaa sebut saja seperti pasar kagetnya versi arab. Dagangannya bervariasi dan murah-murah loh. Ibu-ibu pulang sholat pasti nemplok dulu ini mah. setelah oleh-oleh keluarga kami dikumpulkan jadi satu, Papa saya harus menambah satu koper lagi hanya untuk menyimpan oleh-olehnya :p
City tour yang kami lakukan disini diantaranya mengunjungi Masjid Quba dan Kebun Kurma diakhiri dengan belanja coklat & kurma, Luar biasa deh jika ada moment2 belanja pasti didominasi dengan jama’ah indonesia😀
Pengalaman umroh ini tidak akan terlupakan, Karena saya bisa berkesempatan umroh kedua kalinya bersama keluarga saya lengkap dan kali ini spesial karena ada suami yang menemani :*
Ya Allah, semoga kami masih diberikan kesempatan untuk bisa mengunjungi tempat ini lagi.. aamiin..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s