My USG 4D (Pregnancy Stories part.3)

di era high technology seperti sekarang mengecek dedek bayi dalam kandungan bahkan sudah bisa tau raut mukanya sebelum dia lahir dengan USG. Mungkin zaman papa mamaku dulu hanya cek based on ada keluhan atau engga kayaknya. Mama papaku bilang mereka hanya mengecek kondisi perut mama (diraba gitu sama dokternya), cek berat ibu sama dikasih supplemen selama kehamilan.

saya dan galih penasaran dengan USG 4D, yang umumnya USG 2D sekarang sudah berkembang menjadi 4D. awalnya tau dari social media katanya bisa rekam gerak bayi dalam video dan bisa tau wajah bayi kita. hanya sebatas itulah info yang kami tau. kami penasaran sebenernya USG 4D itu worth it ga si? karena biayanya juga lumayan mahal. kalau cuman ingin tahu raut wajah agak sayang ya.

Pada saat konsultasi ke dokter kandungan kami, Dr.Ratzarwin, beliau malah juga menyarankan untuk di USG 4D di koleganya. yaitu Dr.Bambang Karsono di klinik moegni,jakarta pusat.

Beliau bilang Dr.Bambang ini satu satunya yg tersertifikasi dan beliau ini praktek hanya khusus untuk melakukan USG 4D saja. Subhanallah.. tapi harus booking jauh jauh hari karena yang waiting list super buanyak dan beliau hanya praktek di hari dan jam tertentu (T.T)

Setelah menunggu sekian lama dari usia kehamilanku 7 bulan, bahkan sempet direschedule sama susternya karena dokternya tidak praktek di appointment jadwal kami. Berkat kesabaran kami, akhirnya kami dapat juga pada usia kehamilan saya 8 bulan. Masya Allah udah kayak ngantri apa aja deh -_-

ya gapapa deh, mumpung udah hamil besar kan lumayan bisa cek overall kondisi dedek dari USG 4D, semoga kamu sehat semuanya ya nak😉

Ternyata USG 4D ini bisa juga untuk mengetahui apakah ada kelainan/cacat pada anak dan juga deteksi penyakit ibu. Misalkan amit2 hidrosephalus, bibir sumbing, kelainan kromosom tulang belakang, tali pusat tidak menempel dengan baik, kelainan jantung+paru2, atau misalkan pada ibu terdapat amit2 penyakit pada ovarium,ginjal,hati,empedu,dsb. jadi kalau kalian ada yg sudah pernah USG 4D dan tidak detail dijelaskan,sepertinya USGmu cuma ala ala aja. sayang kan kalau tidak dimanfaatkan karena informasi yang didapat bisa banyak🙂

Pas hari-H suamiku ga bisa nemenin karena kerja dan kebetulan hari itu saya ada urusan keluarga jadi cuti sehari,berhubung cuti jadinya siangnya saya mengajak mama dan adikku untuk menemani ke klinik moegni. karena belum pernah kesana untungnya kami terbantu waze,hehehe.

Alhamdulillah saya pasien nomor 1 dan dokter bambang start praktek jam 2. Setelah menunggu kurang lebih 30 menit,akhirnya beliau dateng juga. waah,ternyata beliau ramah bgt dan terlihat sudah sangat berumur mungkin 60an tahun.

Saya,mama dan inka memasuki ruang prakteknya. sempat ngobrol ngobrol sebentar dan saya cerita kalau saya direkomendasikan dari Dr.Ratzarwin untuk USG 4D. Beliau malah terkejut karena mengira ada yg salah atau kenapa2 dengan kandungan saya. Saya kemudian tertawa, “engga dok ini USGnya buat kenang-kenangan karena ini calon anak pertama kami :)”

Segeralah saya diminta berbaring dan mulai di USG, beliau sangat detail dan bertahap melakukan pengecekan sambil menjelaskan apa yang beliau lihat:

-cek letak posisi janin: bayiku masih belum steady position nih kepala di bawah,karena posisinya masih nyerong,kepalanya ada di kanan bawah,kaki di atas. bayi gw aktif bgt nih :p

-cek denyut jantung : normalnya denyut bayi berkisar antara 120-160 dpm. kalau lebih dari 160 dpm katanya bayinya sesak di dalam. Alhamdulillah denyut bayiku 146 dpm dan rata rata selama ini jika dicek sekitar 140an dpm. dan di USG ini kita juga bisa cek kondisi jantungnya, Alhamdulillah normal jantungnya si dedek ada 4 katup dan kita bisa lihat pergerakannya🙂

  
-cek ukuran biometri: diameter biparietal (ukuran tulang pelipis kiri & kanan, biasanya akan dicek pada trimester 2-3), lingkar abdomen (ukuran lingkar perut bayi), panjang humerus & femur (panjang tulang kaki), lingkar kepala (sekalian cek apakah bayiku ada potensi hidrosephalus atau down syndrome). Alhamdulillah semuanya normal sesuai umur kehamilanku yaitu 35 minggu. jika dicek dari grafik biometrinya dokter bambang,keseluruhan diatas Sdev 50% yg artinya keseluruhan di atas rata2, yeay🙂

dan taksiran berat bayiku di usia 8 bulan ini sudah 2.6 kg, yeay.. Ibunya udah naik 11 kg tapi.. hiks hiks.

ini adalah USG kepala bayiku dan diperlihatkan juga cairan otak dan di dalamnya keseluruhan berfungsi normal. Alhamdulillah.

  
– cek jenis kelamin, ini diaa.. you know what kami berdua dibuat galau sama si dedek karena dia masih ngumpet hingga usia kehamilanku menginjak 8 bulan. Jadinya perlengkapan bayi yang kubeli warnanya masih netral semua. Ada si beberapa baju pink, in case yang lahir cewek jadi masih ada baju unyu unyunya :p

Setelah berkutat 1 menit dengan menggeser2 alat USGnya, taraa.. si dedek finally ga malu malu lagi nunjukkin kelaminnya. Ternyata bayiku perempuan :’) dan normal juga setelah dilihat kelaminnya. Dokter bambang mengabadikan foti kelamin bayiku karena ini perdana kami tau jenis kelamin bayiku,hehehe.

 

– cek plasenta, alhamdulillah posisinya korpus belakang dan tidak ada kelainan. insyaAllah ga plasenta previa ya nak🙂 karena kalau plasenta previa ini berpotensi pendarahan dan tidak memungkinkan lahir secara normal.

-cek tali pusat. Alhamdulillah menempel dengan baik ke plasenta dan kita juga bisa cek apakah si bayi dapat menyerap asupan makanan dari ibu melalui tali pusat ini. Setelah dicek frekuensi penyerapannya alhamdulillah normal & konstan. Mungkin buat ibu ibu yang berat badannya naik signifikan tapi ko ke bayinya keciiil bgt, kalian bisa cek apakah ada masalah asupan makanan dari bayi ke ibunya🙂

 
– cek air ketuban: Alhamdulillah air ketubanku sangat cukup dan berwarna bening. tidak ada ketuban rembes atau permasalahan lainnya

  
  

-cek kondisi jari-jari baik kaki maupun tangan, Alhamdulillah lengkap juga🙂 so far so good ya dek ^^

dan yang terakhir, bonus cek yang ditunggu-tunggu dan bikin penasaran yaitu liat mukanya dedek. dari wajah ini kita juga bisa sekalian mengecek apakah ada masalah dengan bibirnya (bibir sumbing) atau down syndrome. duuh,amit amit jangan ya dek >.<

Setelah ditowel towel dan perutku ditekan,akhirnya muka yg ditutupin tangan sama si dedek dibuka juga sama dia dan saya hampir menangis melihat wajah imutnya di monitor USG. kata dokter bambang, “keseluruhan normal ya bu, anak ibu kayaknya tembem nih,hehehe” yaa maklum dok ibunya juga tembem :p

setelah dilihat lihat menurut kalian mirip papanya atau bundanya?😀

  
Hasil hasil yang dicek oleh dokter bambang tadi dicetak dan dibuat video dalam bentuk CD serta kita dapat album juga, lumayan untuk kenang kenangan dan lega banget karena anakku kondisinya normal semua. Bismillah tinggal jaga kesehatan dan menyiapkan mental untuk lahiran😉

can’t wait to see you in a few weeks baby N❤

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s